kisah teman saya yg hampir seminggu hilang di pantai pangandaran,2002



        Aku ingin menceritakan kembali kisah temanku yang hilang di tepi laut Pangandaran selama hampir 7 hari, pada tahun 2002. Setelah ulangan semester selesai, saat aku harus naik ke kelas 3 SMP, sekolahku melanjutkan perjalanan. kunjungan traveler, jadi kami disuruh pilih Jawa Timur dan Jawa Barat. Karena kami orang Jawa Fokus, mungkin itu pendekatan yang terbaik. di kota kita sendiri...
           Maka dari itu, kami para mahasiswa sepakat untuk berangkat ke Jawa Barat... tempat rekaman Mak Lampir, Gua Jatijajar, Tangkuban Prahu, Petak Bunga Profesional Bogor, Sisi Samudera Pangandaran dan tempat apa lagi yang saya abaikan.
Dengan begitu, alhamdulillah, hari pertama dan kedua berjalan lancar, namun saat kami hendak ke tepi laut Pangandaran, saat itu sedang redup, sehingga keesokan harinya kami hanya bermain-main di sekitar lautan. Setelah semua siswa langsung menghilang di pagi hari, kami bersama-sama pergi ke tepi laut, ada yang hanya bermain di tepian, ada pula yang naik perahu. Sesungguhnya, setelah salat zuhur, kami semua bersiap ke tempat berikut. untuk membeli hadiah dan keesokan harinya saya kembali ke rumah... namun ketika saya hilang ada teman di kelompok saya, seorang anak kecil, kami memanggilnya Ali
        
        Kami dan para pendidik kebingungan lalu warga Pangandaran merekomendasikan untuk melapor ke Mapolres dan meminta bantuan kepada kyai, para penyuluh berbagi tugas dan dibantu oleh warga. Ada yang ke Mapolsek, ada yang ke rumah kyai, ada pula yang merawat kami... versi singkatnya hingga keesokan harinya teman saya masih belum juga ada. Jadi di sore hari kami harus pulang ke rumah dengan perasaan sengsara. Ketika kami tiba di tempat kami di pagi hari antara jam 9 atau 10, para guru langsung mendatangi rumah orang tua Ali, saya bisa membayangkan bagaimana perasaan mereka. Setelah 4 hari tidak ada laporan dari polisi, pihak wali dan pihak sekolah kemudian tetap menjaga permintaan tetap utuh agar teman-teman kami dianggap terlindungi.
Alhamdulillah, di hari keenam atau ketujuh, Ali dibawa polisi ke tempat orangtuanya.. apalagi kami sebagai sahabat ceria dan penasaran kemana saja kami selama hampir 7 hari ini. Dag, ada yang menjawab. Kami kaget, kami semua percaya Dag, tapi kami bersyukur, bersyukur kepada Tuhan, pasangan kami baik-baik saja, padahal dia lebih ramping dari sebelumnya.


 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Smartwatchs